DOHA – Pemerintah Inggris mengerahkan empat unit jet tempur Typhoon ke Qatar di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi pertahanan Inggris di kawasan tersebut. Jet tempur itu akan bergabung dengan pasukan militer Inggris yang sebelumnya telah ditempatkan di Qatar.
Dilansir dari AFP dan Al Jazeera, Jumat (6/3), Starmer menjelaskan bahwa pengiriman jet tempur tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat operasi pertahanan Inggris di wilayah Teluk dan sekitarnya.
“Untuk memperkuat operasi pertahanan kami di Qatar dan di seluruh wilayah,” kata Starmer dalam konferensi pers.
Berbicara di Downing Street, Starmer juga mengungkapkan bahwa Inggris sebelumnya telah memindahkan sejumlah aset pertahanan ke Qatar sejak Januari hingga Februari lalu. Aset tersebut termasuk sistem pertahanan udara guna memastikan kesiapan pasukan menghadapi kemungkinan eskalasi konflik di kawasan.
Selain itu, Inggris juga mengerahkan pesawat pengisian bahan bakar di udara guna mendukung operasi militer sekutu. Pemerintah Inggris, kata Starmer, juga merespons berbagai permintaan dukungan dari mitra di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini diambil seiring meningkatnya tensi geopolitik di kawasan tersebut yang dikhawatirkan dapat memicu eskalasi konflik lebih luas. []








