Diterima Sekda Aceh, Pegadaian Salurkan Bantuan Senilai Rp 1 Miliar untuk Korban Banjir di Aceh

Sekda Aceh, M Nasir, Komisaris Utama PT Pegadaian, Anto Mukti Putranto, didampingi Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Febriansyah saat menaikkan barang ke truk, Senin (8/12) di outlet Pegadaian CPS Banda Aceh. Selanjutnya, bantuan itu akan dibawa ke lokasi bencana. Foto: Mamad
banner 468x60

BANDA ACEH – Pihak PT Pegadaian kembali menyalurkan bantuan kemanusian untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Bantuan itu diserahkan oleh Komisaris Utama PT Pegadaian, Anto Mukti Putranto, didampingi Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Febriansyah secara simbolis kepada Sekda Aceh, M Nasir, Senin (8/12) di outlet Pegadaian CPS Banda Aceh.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Setelah itu, bantuan yang sudah terbagi dalam beberapa truk itu langsung dibawa untuk didistribusikan kepada para korban di sejumlah daerah.

Melalui program Aksi Peduli Aceh, perusahaan tersebut mengirim bantuan logistik dengan nilai lebih dari Rp1 miliar yang diperuntukkan bagi para penyintas di posko pengungsian.

Logistik yang dikirim merupakan kebutuhan mendesak, mulai dari beras, mie instan, gula, susu, telur, roti, air mineral hingga pakaian, popok bayi, dan obat-obatan.

Bantuan juga difokuskan ke Meureudu dan Bireuen, dua wilayah yang hingga kini terbatas aksesnya akibat kerusakan infrastruktur.

Selain dukungan logistik, Pegadaian juga mengerahkan tim medis dan para relawan yang akan mendampingi penanganan darurat di lapangan. Tim dipimpin dr. Syaiful Arifin, S.Ked., M.Biomed, bersama drg. Rr. Astrid Dyah K. R., serta didukung tenaga kesehatan dari RSCM FKUI.

Distribusi sebelumnya telah menyasar wilayah lain yang juga mengalami dampak parah seperti Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Takengon, Pidie, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe.

Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Febriansyah, menyatakan keprihatinan atas bencana yang terjadi di Tanah Rencong. Ia berharap kondisi segera pulih.

“Kami terus mendoakan semoga musibah yang terjadi ini segera berakhir dan tidak terulang lagi, masyarakat yang terdambak semoga diberikan kesehatan,” ujar Eka.

Komisaris Utama PT Pegadaian, Anto Mukti Putranto, menuturkan bahwa masyarakat Aceh tidak sendiri. Ia mendorong para relawan bekerja maksimal dalam mendampingi warga terdampak.

“Atas nama Pegadaian, kami berdoa semoga ini cepat pulih kembali, anak-anak bisa sekolah kembali, pesan saya kepada satgas bekerjalah dengan hati, bersikap profesional dan jangan lupa berdoa,” ucap Putranto.

Sementara itu, Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun menyebut banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di daerah ujung barat Sumatra itu terjadi di luar dugaan pemerintah daerah.

Menurut dia, Aceh selama ini lebih fokus pada kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi dan tsunami, sehingga bencana banjir besar yang datang tiba-tiba menjadi pengalaman baru.

“Bencana ini benar benar di luar dugaan kita. kita sudah paham mitigasi bencana tsunami dan gempa, tiba-tiba datang banjir bandang yang seperti ini. Saya kira ini menjadi pelajaran baru bagi kita dan provinsi lain, kita wajib punya cara mitigasi yang bagus,” kata Nasir.

Ia menuturkan pentingnya evaluasi penanganan bencana agar pengetahuan dan sistem mitigasi tidak hanya terpusat pada satu jenis ancaman, melainkan mencakup risiko bencana lain yang kemungkinan meningkat akibat perubahan iklim.

“Di sini ada Pak Plt Kadisdik Aceh, saya kira ke depan mitigasi bencana ini perlu dimasukkan ke dalam kurikulum di sekolah, sehingga generasi kita paham akan hal ini,” pungkasnya. []

Foto:

Sekda Aceh, M Nasir, Komisaris Utama PT Pegadaian, Anto Mukti Putranto, didampingi Direktur Jaringan, Operasi, dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Febriansyah saat menaikkan barang ke truk, Senin (8/12) di outlet Pegadaian CPS Banda Aceh. Selanjutnya, bantuan itu akan dibawa ke lokasi bencana.

Pos terkait

banner 468x60